Analisis Ramalan “Noto-Nogoro”

Halo kawan, masih ingat dengan ramalan Jayabaya? Salah satu ramalan yang terkenal adalah bahwa negeri ini, Indonesia akan dipimpin oleh “Notonogoro” atau menata negara, iya negara Indonesia. Oke simak analisis saya, hehe.

Indonesia akan sejahtera adil makmur apabila dipimpin oleh “notonogoro”, gemah ripah loh jinawi tata titi tentrem. Noto-Nogoro artinya menata negara, Indonesia akan menjadi negara yang berdaulat dalam segala bidang setelah ditata oleh presiden-presiden yang punya visi dan misi hebat tentang negara ini. Oke, kita sudah mengalami beberapa kali pemilu dan pergantian presiden; Soekarno-Soeharto-Habibie-Gusdur-Megawati-SBY. Siapa selanjutnya?

Kalau lihat sejarah, apabila kita nilai dari segi waktu memimpin ada 3 presiden yang menurut saya sukses, yakni Soekarno (1945-1965), Soeharto (1965-1998), dan SBY (2004-2014). Ketiga presiden tersebut terpilih lebih dari satu periode, dan sudah terihat kesuksesan masing-masing dari setiap zamannya. Hal ini bukan bermaksud tidak mengakui prestasi presiden lainnya, namun inilah faktanya bahwa ketiga presiden tersebut sukses dari segi durasi memimpin/menata negara ini.

Lantas apa hubungannya dengan “Noto-Nogoro”?

Indonesia sekarang masih perlu ditata (noto) untuk menjadi negara (nogoro) yang besar dan berdaulat, 2014 Indonesia menjadi 10 besar dunia GDP. Tentunya ini keberhasilan yang perlu dilanjutkan kinerjanya oleh presiden selanjutnya setelah SBY. Indonesia harus ditata lagi (No-To), ingat ketiga presiden yang saya sebutkan tadi? Soekar-no, Soehar-to, S.B. Yudhoyo-no, …-to? Kalau menurut keroto boso jowo harusnya selanjutnya presiden namanya berakhir huruf -to agar Indonesia ditata (noto) dengan baik menuju negara (nogoro) yang berdaulat dalam segala bidang.

Pemilu Presiden 9 Juli 2014 mendatang menghadirkan 2 putra terbaik bangsa; Prabowo Subiyanto dan Joko Widodo yang akan bertarung memperebutkan kursi RI-1. Kalau menurut analisis saya tadi (Noto-Nogoro), apabila negara (nogoro) Indonesia yang berdaulat ingin segera diwujudkan maka harus ditata (noto) terlebih dahulu. Unsur (noto) tersebut terdapat pada nama Prabowo Subiyan-to (Soekar-no, Soehar-to, S.B. Yudhoyo-no, Prabowo Subiyan-to). Kesimpulan saya adalah bahwa Prabowo Subiyanto adalah presiden yang selayaknya memimpin Indonesia kedepan untuk menuju Negara (Nogoro) Indonesia yang sejahtera adil dan makmur, tata titi tentrem, gemah ripah loh jinawi.

 

Ini adalah analisis saya sebagai orang Jawa, bukan bermaksud percaya pada ramalan yang itu dilarang dalam Islam untuk percaya pada ramalan. Tapi saya hanya mencoba membaca situasi yang ada, dan mencocok-cocokkan dengan pilihan yang ada. Dalam Jawa disebut “ilmu titen”.

 

Gambar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s